Tentang SabangMerauke

Deskripsi SabangMerauke

SabangMerauke adalah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia, dengan tujuan membuka cakrawala anak-anak Indonesia dan menanamkan nilai toleransi pada ke-bhinneka-an.

Anak-anak dari sebuah daerah akan diajak untuk meluangkan waktu libur sekolah selama 2 minggu untuk tinggal di daerah lain. Selama masa pertukaran ini, anak-anak ini akan tinggal bersama keluarga angkat yang memiliki nilai-nilai yang luhur dan pencapaian penghidupan yang baik sehingga bisa menjadi panutan nyata.

SabangMerauke  menggarisbawahi pentingnya prinsip untuk menjaga agar anak-anak ini tidak tercerabut dari akar budayanya, dan bahkan sekembalinya mereka ke daerahnya, anak-anak ini dapat menjadi jendela kemajuan bagi teman-temannya.

Batch pertama SabangMerauke dirancang untuk mulai berjalan pada masa libur sekolah Juni/Juli 2013, dengan memberangkatkan 10 siswa SMP dari berbagai daerah di ujung Nusantara, untuk diajak ke Jakarta. Tidak menutup kemungkinan pada batch-batch berikutnya akan ada penambahan jumlah peserta dan/atau penambahan daerah tujuan pertukaran.

Makna Nama SabangMerauke

Sabang dan Merauke, selain merupakan nama kota paling timur dan paling barat di Indonesia, adalah akronim dari Seribu Anak Bangsa Merantau Untuk Kembali.

Hubungi Kami

Twitter             : @SabangMeraukeID

Website           : SabangMeraukeID.org (under construction)

Facebook          : SabangMeraukeID

YouTube          : SabangMeraukeID

Blog                  : SabangMeraukeID.wordpress.com

Email                : Sabang.Merauke@outlook.com

Siapa Pelaku SabangMerauke?

Anak SabangMerauke (ASM), Kakak SabangMerauke (KSM), dan Famili SabangMerauke (FSM),

Anak SabangMerauke (ASM) adalah siswa SMP yang menjadi subyek pertukaran pelajar.

Kakak SabangMerauke (KSM) adalah kakak pendamping selama program pertukaran dan mentor bagi Anak SabangMerauke setelah program berakhir.

Famili SabangMerauke (FSM) adalah keluarga angkat yang akan menjadi keluarga baru bagi Anak SabangMerauke.

Di Balik Layar SabangMerauke

Para Pendiri

Gerakan SabangMerauke secara resmi telah dideklarasikan pada tanggal 28 Oktober 2012 di tiga kota yang berbeda (Jakarta, Bogor, Tanjung Pinang), bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, oleh ketiga co-foundersnya, yaitu Aichiro Suryo Prabowo, Ayu Kartika Dewi, dan Dyah Widiastuti.

 

@AichiroSuryo

Aichiro Suryo Prabowo adalah alumnus Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Ketika SMA, Chiro pernah mengikuti program pertukaran pelajar internasional ke Belgia selama 1 tahun. Di sana, Chiro tinggal bersama keluarga angkat, berangkat ke sekolah, dan menjadi bagian dari masyarakat layaknya pemuda Belgia yang lain. Tidak hanya berkesempatan mencicipi cokelat Belgia, main ski, dan mempelajari bahasa Belanda, tetapi hidup jauh dari keluarga dan tanah air Indonesia benar-benar memberikan ilmu hidup yang luar biasa: tentang kemandirian, toleransi, nasionalisme, juga perdamaian dunia. Chiro kini aktif menulis, mengajar sebagai asisten dosen di kampus, serta bekerja untuk pemerintah Indonesia.

 

@ayu_kartikadewi

Ayu Kartika Dewi adalah alumnus Universitas Airlangga. Selama mengikuti pertukaran Singapore International Foundation (SIF) Ayu melihat bagaimana sebuah negara dengan pelbagai keterbatasan justru melecut warganya untuk bekerja dengan lebih keras dan mengemasnya dengan lebih cerdas. Setelah lulus, Ayu menjadi manager di Procter & Gamble Singapore. Ayu kemudian bergabung dengan Indonesia Mengajar dan ditempatkan di Halmahera Selatan sebagai guru SD selama 1 tahun. Saat ini Ayu bekerja di UKP4 (Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan). Ayu terpilih sebagai kandidat penerima beasiswa Fulbright untuk meneruskan belajar MBA ke USA pada 2013.

 

@dyahwie

Dyah Widiastuti adalah alumnus Universitas Gadjah Mada. Dyahwie lahir dan besar di Sleman, DI Yogyakarta dalam kultur homogen Jawa-Muslim. Di akhir masa kuliah S1nya, Dyahwie mengikuti program pertukaran mahasiswa di Universitas Tokyo, Jepang. Pengalaman setahun ini meyakinkannya bahwa kelompok mayoritas yang toleran lebih mudah dibangun ketika mereka pernah hidup sebagai minoritas yang diperlakukan dengan baik. Keyakinan ini diperkuat oleh pengalaman setahun tinggal di kota paling kosmopolitan di dunia, London, Inggris untuk studi S2nya, dengan beasiswa Chevening. Saat ini Dyahwie bekerja sebagai pegawai negeri sipil, dan berharap pembelajaran mengenai toleransi dari Tokyo dan London tersebut dapat memberikan masukan untuk kebijakan publik terkait.

 

Tentang Kami

Tim Perumus

Gerakan SabangMerauke dimotori oleh sinergi anak-anak muda yang bergabung dalam Tim Perumus. Tim Perumus adalah orang-orang pertama yang sejak awal telah mempercayai ide SabangMerauke dan ikut merancang desain Gerakan SabangMerauke.

*

Aichiro Suryo Prabowo (@AichiroSuryo)

Asisten Dosen dan Asisten Peneliti di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia

“Indonesia bangkit, saat para pemudanya mendeklarasikan persatuan di atas keberagaman. Indonesia bertahan, saat para pemudanya memahami persatuan di atas keberagaman. Indonesia maju, saat para pemudanya mengedepankan persatuan di atas keberagaman. Saya percaya, Gerakan Sabang Merauke merupakan salah satu jalan yang dapat mewujudkannya nyata.”

*

Ayu Kartika Dewi (@ayu_kartikadewi)

Head of Open Government Indonesia @opengovIndo Secretariat

di Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan @UKP4

@FulbrightPrgrm Scholar | alumnus @pengajarmuda Indonesia Mengajar

alumnus @ProcterGamble | @SIForg ASEAN Fellow | @PADI scuba diver

“Saya mendukung SabangMerauke karena saya percaya bahwa toleransi itu tidak bisa hanya dibaca di buku PPKN. Toleransi itu harus dialami, harus dirasakan.”

*

Dyah Widiastuti (@dyahwie)

PNS – Perencana Pembangunan @bappenas_tweet

@cheveningfco 2010-2011| alumnus @uclnews

alumnus @HIUGM @fisipolugm | alumnus @padmanaba

“Saya mendukung SabangMerauke karena saya ingin sebanyak mungkin anak Indonesia berkesempatan untuk mengenal, memahami, mencintai, dan berbangga menjadi Indonesia. Anak-anak inilah yang nanti akan berbakti kepada rakyat dan bangsa.”

*

Furiyani Nur Amalia (@furiyani)

Junior Network System Engineering di Nippon ELectric Center (NEC-Indonesia)

alumnus @pengajarmuda Indonesia Mengajar | penggerak @kelasinspirasi | alumni of @EEPIScampus | penggerak @SSChlidSurabaya | @penyala

“Saya percaya SabangMerauke akan memberikan pengalaman kepada anak-anak Indonesia tentang indahnya berbagi mimpi, menghargai keberagaman dan toleransi juga bangga akan negerinya. Menjadi Indonesia”

*

Jourdan Hussein (@jhuzzein)

Asisten Kepala di Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan

@UKP4 @opengovindo @opengovpart | graduate of @wesleyan_u | alumnus of @ppiaprogram fellowship

“Saya mendukung SabangMerauke karena saya percaya bahwa rakyat Indonesia harus maju dengan (dan butuh) membuka cakrawala pikiran atas keindahan berbagai macam perbedaan di dunia, dimulai dari dalam negeri sendiri.”

*

Meiske Demitria Wahyu (@stradivaerith)

In House Legal Counsel di Triputra Group

@ILUNI_FHUI | @JPCC | alumnus @pengajarmuda batch 3 Indonesia Mengajar | @PADI | @protocolafro | @UnileverID

“Saya mendukung gerakan ini karena SabangMerauke akan memberikan pengalaman nyata tentang indahnya keberagaman di Indonesia serta meyakinkan bahwa kesempatan-kesempatan terbaik tidak hanya bisa didapatkan oleh anak-anak yang tinggal di kota besar.”

*

Putri Rizki Dian Lestari (@putri_putcha)

Program Officer Gerakan Indonesia Mengajar

alumnus @pengajarmuda batch II Indonesia Mengajar | @penyala | @penyalabawean | purna Sekretaris @DK_Nasional @kwarnas Gerakan Pramuka | Purna Ketua Dewan @RacanaUNJ | Connector @ClimateReality Indonesia | alumnus @kbr68h

“Saya mendukung Sabang Merauke karena saya ingin anak Indonesia benar-benar bangga dengan ragam perbedaan bangsa kita dan menjadikan setiap anak Indonesia lainnya adalah Saudara “

*

Tidar Rachmadi (@TidarRachmadi)

Programme Officer @BritishCouncil @idBritish

Teacher Fellow @senyumkitajkt | ex @HayGroup | Alumnus @pengajarmuda II – Pulau Bawean | Alumnus @hmipui @univ_indonesia

“Semua anak pasti ingin melihat dunia di luar tempat tinggalnya dan saya yakin, Sabang Merauke memberikan kesempatan itu. Membawa anak-anak melihat dunia luar berarti mendekatkan impian dan masa depan yang lebih baik.”

 

 

Advertisements

5 thoughts on “Tentang SabangMerauke

  1. Salut untuk kalian semua. Empat jempol deh!
    Udah lama saya memikirkan tentang hal ini, ternyata ada juga yang berani melakukannya. Hebat!!
    Semoga nanti bisa juga sebaliknya, yang dari kota bisa ke daerah-daerah. Saya membanyangkan nantinya kalau seluruh daerah ada, betapa ramainya waktu liburan sekolah. Dan saya berharap bisa gratis selamanya.

  2. Keren banget kak. Tau kegiatan ini dari baca biografi anies baswedan hehe. Terus kalau mau gabung, misal jadi kakak aabang merauke gimana ya caranya? 🙂

    • Halo Chusna, terima kasih dukungannya. Silakan terus pantengin twitter kami di @SabangMeraukeID dan website sabangmarauke.org ya. Informasi mengenai seleksi biasanya kami launching bulan Januari-Februari. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s